Perusahaan ini untung ga sih?

Perusahaan / usaha dibuat untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tapi agar perusahaan tersebut bisa terus berjalan menuju tujuannya, maka harus ada keuntungan dari operasional perusahaan.

Ada 2 indikator Profitabilitas

  • Gross Profit Margin (Laba Kotor)
  • Net Profit Margin (Laba Bersih)

Laba Kotor = Omset – HPP

Margin Kotor = (Laba Kotor / Omset) * 100%

HPP = Harga Pokok Penjualan.

Kalau perusahaan dagang, HPP itu adalah harga beli barang yang telah terjual.

Untuk perusahaan jasa, HPP itu adalah biaya yang dikeluarkan untuk men-deliver jasa tersebut. Misalnya Rumah sakit: jasa dokter, perawat, apoteker, dll menjadi HPP.

Laba Bersih = Laba Kotor – Biaya

Margin Bersih = (Laba Bersih / Omset) * 100%

Biaya operasional mengacu pada semua biaya perusahaan yang tidak langsung berpengaruh kepada penjualan. Misalnya gaji karyawan, gaji pemilik, listrik, air, transportasi, penyusutan aset, dll.

Biaya tahunan seperti sewa, pbb, dapat dibuat bulanan untuk mengetahui profitabilitas perusahaan.

Margin laba kotor dapat dibandingkan dari tahun ke tahun apakah ada peningkatan.

Meningkatkan margin kotor dapat dilakukan dengan menaikkan harga jual atau menurunkan harga beli dengan pembelian partai besar.

Margin laba BERSIH Menunjukkan efisiensi operasional perusahaan.

Meningkatkan margin Laba bersih dapat dilakukan dengan Meningkatkan laba kotor dan / atau melakukan efisiensi biaya-biaya operasional.

Melakukan efisiensi tidak melulu mencari yang lebih murah. Bisa juga mencari yang lebih baik dan lebih awet sehingga masa pakai nya lebih lama.

Dalam Personal Finance, Profitabilitas mu adalah gaji dikurangi biaya keluarga. Untuk menjaga kelangsungan kehidupan keluarga, profit nya harus di investasikan.

Keluargamu sudah profit?

Get Daily Financial Tips Directly in your inbox

Leave a Reply

%d bloggers like this: